Apa Yang Dikerjakan Ekspatriat Indonesia di Arab Saudi Pada Libur Akhir Pekan? (Bagian 1)

Apa Yang Dikerjakan Ekspatriat Indonesia di Arab Saudi Pada Libur Akhir Pekan? (Bagian 1)

Mendengar kata weekend (akhir pekan) bagi kebanyakan orang pasti diidentikkan dengan hari Sabtu dan Minggu (Ahad). Tetapi bukan pada dua hari itu di negara-negara Islam dan Arab Saudi. Libur akhir pekan adalah hari Jum’at dan Sabtu.

Bagi warga Indonesia yang bermukim di Arab Saudi atau yang juga dikenal sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI), akhir pekan bukan berarti libur sama sekali, tetapi justru waktu itulah puncak kesibukannya.

Terutama mereka yang bekerja di sektor informal, seperti di perumahan sebagai asisten rumah tangga atau sopir pribadi sebuah keluarga di Saudi. Meskipun tidak semuanya. sebagian juga ada yang lebih santai saat majikan libur bekerja.

PMI yang bekerja di rumah makan misalnya, akhir pekan justru puncak keramaian pelanggan. Maka mereka harus tetap bekerja di saat kebanyakan orang menikmati libur mingguannya. Termasuk juga di beberapa sektor pekerjaan pelayanan dan jasa, hari libur kebanyakan orang adalah hari kerja yang lebih berat.

Tetapi bukan berarti mereka tidak mendapatkan libur, hanya saja hari liburnya dipindah ke hari lainnya selain weekend, seperti Senin atau Selasa. Ini juga terjadi di tempat kerja seperti penjaga toko, tenaga kesehatan dan lain-lain.

infohajian.org

Bagaimana dengan ekspatriat Indonesia di sektor formal dan profesional, seperti yang bekerja di perkantoran sebuah perusahaan multinasioanal di bidang telekomunikasi, perminyakan, petrochemical, perbankan, logistik atau dunia usaha lainnya?

Mereka dapat menikmati 2 hari libur kerja Jum’at dan Sabtu atau ada juga yang tetap di hari Kamis dan Jum’at, mengikuti aturan libur Nasional Saudi dahulu.

Saat hari libur tersebut, ekspatriat Indonesia memanfaatkannya untuk melakukan kegiatan bersama komunitasnya masing-masing. Mereka ada yang berkumpul dengan sesama penggemar olahraga; bulu tangkis, sepak bola, kayuh sepeda, pencak silat, golf dan sebagainya.

BACA: Komunitas Diaspora Indonesia Di Arab Saudi

Selain itu juga ada yang mengadakan agenda rutin mingguan di hari libur seperti memancing, berkumpul-kumpul mempererat silaturahim, menggalang kekompakan atau berdiskusi seperti ekspat yang bergabung dalam wadah organisasi, perkumpulan atau paguyuban.

Sebagian lainnya aktif menimba ilmu di berbagai majlis ilmu Islamic Cultural Center (ICC) yang banyak tersebar di setiap kota, pengajian yang dibentuk komunitas Indonesia, atau di masjid-masjid mengikuti daurah mayasyikh bersama warga setempat.

Tetapi tidak sedikit juga memanfaatkan waktunya sebagai “quality time with family” dengan mengunjungi lokasi wisata di beberapa lokasi, terutama di saat musim dingin mulai Oktober hingga April.[]