Jurnalis Israel Berkunjung ke Mekkah, Apa Yang Dia Cari?

Jurnalis Israel Berkunjung ke Mekkah, Apa Yang Dia Cari?

Lagi-lagi keinginan kuat negara penjajah Israel agar diakui oleh Arab Saudi kembali diaspirasikan melalui liputan kunjungan Gail Tamari, reporter untuk Channel 13 Israel ke Makkah Al-Mukarramah.

Cara seperti ini sudah berulang kali dan sejak lama dilakukan, selain sebagai provokasi, berharap Kerajaan Arab Saudi melakukan normalisasi dengan Israel, yang berarti mengakui keberadaannya sebagai sebuah negara.

Bagaimana sikap netizen atas video yang viral tersebut? Dan apakah kebijakan pemerintah Arab Saudi terhadap Israel selama ini konsisten tidak berubah?

– Pidato Raja Salman di Sidang Umum PBB tentang hubungan Arab Saudi – Israel: https://bit.ly/3AVDilJ

– Sikap tegas Kementerian Luar Negeri Arab Saudi atas hubungan Arab Saudi – Israel: https://bit.ly/3o5s1b6

infohajian.org

– Mereka yang selalu berharap Arab Saudi membuka hubungan dengan Israel: https://bit.ly/3aEf8BF

– Lebih banyak lagi terkait hubungan Arab Saudi – Israel: https://bit.ly/3ch3vB2

Beberapa tahun lalu juga sempat beredar viral foto dan video Ben Tzion, seorang Yahudi kelahiran Rusia yang berkunjung di Masjid Nabawi. Tetapi kebenarannya diragukan dan dibantah, bisa dibaca di sini.

Tudingan sekaligus angan-angan sebagian orang bahwa Arab Saudi telah menormalisasi dan mempunyai “hubungan gelap” pun sering dilontarkan oleh musuh-musuhnya.

Seperti fabrikasi foto salam persahabatan “sabtu salam” untuk Yahudi di Ka’bah. Sebagaimana juga media yang selama ini dikenal melakukan propaganda anti Arab Saudi, selalu berangan-angan Arab Saudi dan Israel memiliki hubungan.

Viral video terbaru Gail Tamari pun bagi sebagian orang digiring bahwa kebijakan Arab Saudi telah berubah terhadap Israel. Pembukaan udara Arab Saudi untuk penerbangan bagi seluruh maskapai dari seluruh dunia pun dimaknai serupa.

BACA: Kemenangan Sebenarnya Dari Sekedar Membuka Wilayah Udara Saudi Untuk Penerbangan Sipil Dunia

Yang perlu diketahui bahwa memasuki kota Makkah dan Madinah di luar musim haji, maka tidak ada pemeriksaan terutama terkait identitas peziarahnya. Setiap orang diperbolehkan memasuki dua Tanah Haram tersebut.

Hanya saja pemerintah Arab Saudi tegas menulis di papan petunjuk jalan bahwa ada larangan bagi non muslim memasuki kota Makkah. Adapun ke Madinah, bisa dibaca di sini.

Dan di musim pandemi yang telah lalu, manasik umrah diperketat dengan izin resmi (tasreh) yang diajukan melalui platform yang telah dibuat sedemikian rupa.

Jadi, siapapun, selama tidak diketahui seorang muslim atau bukan, sangat memungkinkan memasuki kota Makkah. Dulu juga terkenal sosok Snouck Hurgronje orientalis Belanda non muslim yang berhasil menyusup dan menetap lama di Makkah.

Berikut video respon netizen Saudi atas masuknya jurnalis Yahudi ke Makkah dan sikap Channel 13 Israel: