Riyadh Season dan Halloween: Pengakuan dan Tanggal, Tasyabuh Bukan Hanya Dengan Pakaian Seram!

Riyadh Season dan Halloween: Pengakuan dan Tanggal, Tasyabuh Bukan Hanya Dengan Pakaian Seram! Kaum Rafidha melakukan ritual Asyura di Turki

Apa yang membuat “sebuah perayaan” adalah “sebuah perayaan?” Apakah Arab Saudi merayakan Halloween?

Telah menjadi viral bahwa orang Saudi atau Arab Saudi dianggap merayakan Halloween pada 27 & 28 Oktober 2022. Catat baik-baik! Sebuah perayaan diakui oleh dua hal: pengakuan dan tanggal.

Katakanlah saya lahir pada 31 Oktober dan semua orang tahu itu karena saya terkenal (LOL). Jadi, jika pada tanggal 28 Oktober saya mengundang teman-teman saya untuk makan malam dengan saya, sementara di meja makan saya, ada kue hias tanpa lilin, dan diner tanpa menyanyikan lagu selamat ulang tahun.

Tanpa pemberitahuan terlebih dulu, bahwa makan malam ini untuk merayakan ulang tahun saya, kemudian seorang jurnalis dari Arab News datang dan bertanya kepada teman-teman saya: “Bagaimana perayaan ulang tahun ‘x berlangsung?” Bagaimana Anda menilai situasinya? Apakah ini pesta ulang tahun atau bukan?

Siapa yang memutuskan apakah itu pesta ulang tahun atau tidak? Para hadirin? Jurnalis? Atau orang yang mengundang orang untuk makan malam? Orang normal akan mengatakan orang yang mengundang memiliki hak untuk memutuskan apakah itu pesta ulang tahun atau tidak.

infohajian.org

Orang lain hanya bisa berasumsi berdasarkan tanggal ulang tahun yang dekat dan kue dekoratif.

Itulah yang terjadi pada 27 & 28 Oktober 2022. Acara viral di mana para peserta mengenakan kostum seram adalah bagian dari Musim Riyadh (Riyadh Season).

Riyadh Season diadakan dari 22 Oktober hingga 22 Januari. Riyadh Season sendiri pada dasarnya seperti fun fair: acara outdoor yang menampilkan permainan, wahana, pameran, dan bentuk hiburan lainnya.

Sama seperti pekan raya yang menyenangkan di masa lalu di mana kita bisa naik korsel, membeli permen kapas, dan menembak beberapa anak panah untuk memenangkan Teddy Bear, atau memasuki rumah hantu, tetapi Riyadh Season lebih besar. Penyelenggaranya adalah The General Entertainment Authority (GEA).

Jadi, apakah acara kostum seram itu adalah perayaan Halloween atau bukan, maka Anda harus meminta konfirmasi dari pihak yang berwenang. Selama tidak ada konfirmasi dari pihak penyelenggara maka apapun yang media katakan hanyalah asumsi.

FYI, Halloween dirayakan pada tanggal 31 Oktober. Bagaimanapun, Riyadh Season memiliki begitu banyak acara tetapi mengapa hanya acara kostum ini yang menarik perhatian media?

Dan tentu saja, yang paling buruk adalah ketika Anda meniru (tasyabuh) orang-orang kafir dan Anda berpikir bahwa tindakan Anda dihargai. Sama seperti Anda meniru Natal untuk merayakan Maulid dan berpikir bahwa tindakan ini mulia dan membawa Anda lebih dekat kepada Allah.

Penting dicatat: Halloween, Pesta Ulang Tahun, dan lain-lain adalah diharamkan dan dari meniru orang Kafir. Lakukan doa untuk Penguasa Muslim agar Allah membimbing mereka kepada haqq daripada melakukan berbicara yang buruk tentang mereka. Barakallahu fikum.

Sebagian orang beranggapan dan menulis celaan terhadap saya dan mengklaim bahwa saya memutarbalikkan agama dan membela kejahatan.

Pertama-tama, saya tidak pernah membela atau mendukung kejahatan apapun. Postingan saya jelas tentang bahwa Riyadh Season disalahartikan sebagai Halloween.

Dan Bahkan saya tidak pernah mendukung atau membela Riyadh Season. Sebaliknya, apa yang saya lakukan adalah berdoa untuk para penguasa agar hidayah menyapa mereka. Subhanallah, saya tidak tahu bagaimana para sebagian orang yang salah paham atau salah mengartikan postingan saya. Takutlah kepada Allah!

Apakah saya terdengar seperti membela sesuatu yang jahat? Atau mungkin memberikan fakta yang sebenarnya membuatku jahat?

Faktanya, tidak ada pengumuman atau pengakuan dari penyelenggara acara bahwa acara itu untuk merayakan Halloween. Apakah berpakaian seperti itu baik menurut Islam? Tidak.

Paling tidak, meniru orang-orang kafir. Tapi meniru orang-orang kafir tidak hanya berpakaian kostum menakutkan!

Mengenakan gaun putih untuk hari pernikahan Anda juga meniru orang-orang kafir. Mengenakan pakaian hitam untuk pemakaman juga meniru orang-orang kafir.

Kaos sepak bola Anda dengan nama pemain non-Muslim dan simbol klub yang ada tanda salib di atasnya juga merupakan bagian dari menirunya. Gaun seksi Anda, gaun anti-hijab Anda, dan banyak lagi. Mari kita hentikan!

Tidak ada Muslim yang menghadiri pesta kostum di Riyadh Season akan menganggap tindakannya sebagai sesuatu untuk membawanya lebih dekat kepada Allah.

Puncak kengerian dimenangkan oleh gank Rafidhi yang merayakan sesuatu yang lebih menakutkan dari Halloween selama Asyura dan berpikir bahwa apa yang mereka lakukan adalah ritual ketakwaaan!

*) Dinukil dari cuitan أبو معاوية عبد المحسن dengan perubahan seperlunya