Makkah dan Madinah Lockdown Total, Langkah Tegas Berikutnya Perangi Corona

Makkah dan Madinah Lockdown Total, Langkah Tegas Berikutnya Perangi Corona

Arab Saudi mulai memberlakukan curfew (jam malam) 24 jam penuh di Mekah dan Madinah, sebagai langkah tegas berikutnya, melawan penyebaran virus corona.

Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menerapkan full lockdown di dua kota suci Mekah dan Madinah, mulai hari Kamis (2/4). Kebijakan lebih tegas ini untuk membatasi penyebaran coronavirus, sebagaimana laporan Saudi Press Agency (SPA).

Selama jam malam, yang akan diberlakukan sampai pemberitahuan lebih lanjut, warga dibatasi meninggalkan rumah. Yaitu, untuk keperluan medis dan mendapatkan keperluan makanan di lingkungan masing-masing dari pukul 6 pagi hingga 3 sore.

Maksimal hanya dua orang diizinkan untuk melakukan perjalanan dalam satu mobil untuk membeli makanan atau perawatan medis.

Kementerian Kesehatan dan Dalam Negeri Arab Saudi bekerja sama dengan Otoritas Moneter Arab Saudi untuk mengatur prosedur penggunaan layanan perbankan dan ATM.

infohajian.org

Kelompok yang sebelumnya dikecualikan dari aturan jam malam, seperti pekerja di industri kesehatan, masih akan diizinkan untuk pergi bekerja.

Semua kegiatan komersial di dua kota Makkah dan Madinah total dihentikan, kecuali apotek, supermarket, bank, dan pompa bensin.

Pihak berwenang meminta penduduk untuk menjaga anak-anak dan hanya mengizinkan orang dewasa meninggalkan rumah, serta menyarankan mereka menggunakan jasa pengiriman barang dan makanan semaksimal mungkin.

Kebijakan lockdown kedua kota suci umat Islam tersebut, bersama dengan peningkatan jumlah kasus baru di Makkah (48) dan Madinah (46), sebagaimana laporan infeksi coronavirus Kemenkes Saudi pada hari Kamis (2/4) ini. ARBN