Erdogan: Dialog Dengan Arab Saudi Berlanjut Sebagaimana Ankara Harapkan Kemajuan

Erdogan: Dialog Dengan Arab Saudi Berlanjut Sebagaimana Ankara Harapkan Kemajuan Turkey's President Tayyip Erdogan (R) and Saudi King Salman shake hands during a ceremony in Ankara, Turkey April 12, 2016. REUTERS/Umit Bektas - RTX29KUO

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan negaranya melanjutkan dialog dengan Arab Saudi, menyatakan bahwa Ankara mengharapkan kemajuan melalui langkah-langkah konkret di periode mendatang, Kantor Berita Turki, Anadolu melaporkan pada hari Rabu (16/2).

“Dialog positif kami dengan Arab Saudi berlanjut, dan kami menunggu kemajuan melalui langkah-langkah nyata di periode mendatang,” kata Erdogan kepada wartawan di atas pesawatnya yang kembali dari kunjungan kenegaraannya ke UEA pada hari Selasa (15/2).

“Kami ingin memajukan proses ini dengan Arab Saudi ke arah yang positif,” tambahnya.

Erdogan telah mengatakan pada Januari lalu, bahwa dia akan mengunjungi Arab Saudi Februari ini, tetapi tidak ada pernyataan resmi yang dibuat untuk mengkonfirmasi kunjungan dari kedua negara.

Dia ditanya di sebuah acara ekspor Turki bulan lalu ke Arab Saudi, dia menjawab: “Dia mengharapkan saya pada bulan Februari. Dia berjanji, dan saya akan melakukan kunjungan ke Arab Saudi pada Februari,” tanpa menyebutkan nama.

infohajian.org

Menurut media pemerintah Arab Saudi, pengumuman komunikasi publik terakhir antara Erdogan dan Raja Salman bin Abdulaziz adalah pada Mei 2021, melalui panggilan telepon untuk membahas hubungan bilateral.

Hubungan antara Arab Saudi dan Turki telah tegang setelah pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul pada 2018.

Tetapi Turki telah berusaha untuk meningkatkan hubungan dengan Kerajaan.

Selain Arab Saudi, Erdogan saat ini bekerja untuk memperbaiki hubungannya dengan negara-negara lain di kawasan itu saat dia menghadapi tantangan domestik di dalam negeri yang disebabkan oleh ekonomi, bergulat dengan jatuhnya mata uang dan melonjaknya inflasi.

Perjalanannya ke UEA minggu ini menghasilkan penandatanganan 13 perjanjian kerja sama yang mencakup berbagai sektor termasuk pertahanan dan perdagangan. Erdogan juga menggunakan kesempatan itu untuk mengajak perusahaan swasta UEA untuk berinvestasi di Turki.[]

Sumber: Al-Arabiya