Mengenal Pakaian Adat Pria Arab Saudi (1)

Mengenal Pakaian Adat Pria Arab Saudi (1)

Sebagaimana negara di seluruh dunia, setiap daerah di Arab Saudi memiliki pakaian, makanan, dialek dan tradisinya sendiri dan keindahannya masing-masing.

Secara geografis, Arab Saudi dibagi menjadi 5 wilayah utama; Wilayah Utara, Najd, Hijaz, Wilayah Timur dan Selatan. Berikut jenis pakaian adat pria Arab Saudi.

Simagh dan Ghutrah

Untuk bagian kepala, pria Saudi terbiasa mengenakan simagh, penutup kepala yang juga merupakan kebiasaan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, para sahabat, para ulama dan orang-orang shalih, baik di luar atau saat shalat.

BACA: Ghutrah dan Simagh: Simbol Penutup Kepala Orang Arab

Yang umum dan populer adalah dengan 3 warna, yaitu merah, putih dan hitam. Juga ada berbagai jenis, gaya dan merek seperti Dior dan Givenchy, dan banyak lagi Ini dianggap sebagai pakaian khas sehari-hari.

infohajian.org

Sedangkan ghutrah, coraknya berbeda dengan simagh, warnanya bermacam-macam dengan berbagai jenis inspirasi dan juga banyak merek.

Ghutrah dianggap lebih mewah dan digunakan dalam acara-acara khusus seperti pernikahan, hari libur resmi atau acara-acara tertentu lainnya.

Pakaian khas yang dikenakan rakyat Saudi berbagai macam bentuk dan modelnya, dipadu dengan ghutrah dan simagh:

  • Gambar pertama adalah ghutrah coklat dengan pola coklat tua.
  • Gambar kedua adalah ghutrah putih tanpa pola.
  • Gambar ketiga simagh putih dengan pola putih.
  • Gambar keempat dengan simagh merah yang khas.

Tsaub (Thobe)

Sementara tsaub ada berbagai warna, jenis kain dan gaya. Penggunaannya tergantung pada cuaca dan wilayah di Arab Saudi.

Biasanya warna putih digunakan untuk musim panas dan warna yang lebih gelap untuk musim dingin. Tsaub juga biasanya memiliki 3 saku, yaitu satu di depan, dan 2 saku untuk setiap sisi kanan dan kiri.

Bisht (Pesht)

Pakaian Ini seperti jubah warna-warni yang ditumpuk di atas tsaub putih, dianggap sebagai pakaian mahal yang mewah. Biasanya digunakan dalam acara-acara khusus, pernikahan dan orang-orang memiliki kedudukan yang lebih tinggi, seperti pejabat, imam shalat, syaikh kabilah dan lain sebagainya.

Farwah

Pakaian ini mirip dengan bisht, tetapi perbedaan utamanya adalah farwah terdiri dari bulu dan sangat berat. Pakaian penghangat ini khusus digunakan saat musim dingin tiba.

Deglah

itu dikenakan sebagaimana tsaub, biasanya dipakai saat ada festival untuk pertunjukan tarian tradisional. Banyak model dan warna, bisa menyesuaikan gaya yang yang dipilih.

BERSAMBUNG