Umrah Ramadan oleh: Umrah Ramadan Bilboard Dekstop
promo: Umrah Ramadan Bilboard Dekstop

The Art of Hypocrisy: Cara Media Menebar Kebencian Kepada Arab Saudi

The Art of Hypocrisy: Cara Media Menebar Kebencian Kepada Arab Saudi

SubhanAllah, jika Anda mengunjungi postingan saya membela Saudi, Anda akan melihat komentar seperti:

  • “Pergi ke Shakira di tanah Saudi”
  • “MBS membuka bioskop di Mekkah dan Madinah!”
  • “Oh Saudi berpesta, sementara Gaza sedang sekarat.”
  • “Rayakan Halloween di Saudi!”
  • “Salman dan putranya merusak negara!”

Dan masih banyak lagi, ini yang ringan, saya tidak akan menuliskan makian yang lebih dahsyat lagi.

Alasan mereka untuk membenci, menyalak, dan menggonggong, adalah hal-hal tersebut.

Haji Tanpa Antri
Promo

Bahkan ada akun netizen yang saya bantah sebelumnya, dia mengatakan: “Untuk apa iri kepada Saudi? Padahal yang kami menginginkan yang terbaik untuknya.”

Jadi alasan orang-orang ini membentak Saudi adalah karena “Mereka menginginkan yang terbaik untuk Saudi.”

Tapi itu hanya kebohongan besar, sebagian orang di sana-sini yang membenci Saudi, sudah menebarkan kebenciannya bahkan sebelum ada acara-acara di atas.

Ada sebuah cuitan di era Raja Abdullah rahimahullah, yang menyatakan betapa seluruh warga Saudi mendukung Gaza, namun malah dibalas dengan kebencian. Ini pada tahun 2014 lalu, ketika tidak ada satu pun hal yang dibicarakan oleh orang-orang saat ini.

Saya bertanya-tanya, apakah karena MBS juga? atau karena Shakira?

Orang-orang yang mengaku berbicara menentang Saudi karena beberapa hal untuk mengoreksi demi kebaikan, hanyalah pembohong besar.

Jika Anda melihat seseorang berkata, “Tetapi Saudi mengadakan pesta!” Ludahi wajahnya!

Karena dia berbohong, mereka semua berbicara buruk tentang Saudi sejak negara pertama tersebut didirikan, kemudian era Saudi kedua, hingga generasi ketiga Saudi saat ini.

Ketika Saudi 100% mendukung agama, orang-orang menyebut mereka Al-Qaeda. Kini ketika mereka masih berpegang pada agama namun masih melakukan beberapa kesalahan, orang-orang mencaci-maki dengan tudingan “Saudi menuju liberal, tidak mengikuti agama”.

Promo

Inilah, The Art of Hypocrisy.

*)Diterjemahkan dari cuitan Faisal Al-Dulaimi, Arab Emirate of Dulaim