Umrah Ramadan oleh: Tour Saudi Bilboard Dekstop
promo: Tour Saudi Bilboard Dekstop

Konjen RI di Jeddah Langsung Menyaksikan Penghargaan Untuk Auzan Juara 2 di King Abdul Aziz Internasional Holy Qur’an Contest

Konjen RI di Jeddah Langsung Menyaksikan Penghargaan Untuk Auzan Juara 2 di King Abdul Aziz Internasional Holy Qur’an Contest

Zahran Auzan, hafizh berusia 13 tahun asal Langkat, Sumatera Utara berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih juara 2 pada Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) Raja Abdul Azis Al Saud tingkat Internasional ke-42 di Makkah Al-Mukarromah.

Seremoni pemberian hadiah kepada pemenang MHQ Internasional dilaksanakan secara langsung oleh Menteri Urusan Islam, Dakwah dan Irsyad Arab Saudi Syaikh Dr. Abdullatif Bin Abdulaziz Al-Sheikh dan dihadiri pula oleh Gubernur Mekkah.

Pangeran Khalid bin Faisal Al Saud yang menyampaikan ucapan selamat secara langsung dan memberikan hadiah sebesar 185.000 riyal.

Umrah Anti Mainstream
Promo

Auzan berhasil menjadi juara 2 untuk kategori hafalan Al-Qur’an 30 Juz. Musabaqah bertajuk ‘King Abdul Aziz Internasional Holy Qur’an Contest‘ ini dilaksanakan sejak awal hingga pertengahan September 2022 dan diikuti oleh sebanyak 153 peserta dari 111 negara.

Untuk kategori hafalan 30 juz MHQ yang sama, juara 1 diraih Achmad Achiri asal Maroko, sedangkan juara 3 diraih Abdoulie Njie asal Gambia.

Konjen RI Jeddah, Dubes Eko Hartono bersama dengan PF Pensosbud, Ahmad Muhammad mendapat kehormatan diundang oleh Kementerian Agama Islam, Dakwah dan Irsyad Arab Saudi untuk menyaksikan secara langsung pemberian penghargaan kepada Auzan yang digelar di Masjidil Haram (21/9).

Dubes Eko menyampaikan kebanggaannya kepada Auzan yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional pada usia yang sangat belia.

Keberhasilan Auzan juga dapat menjadi contoh teladan bagi pemuda Indonesia lain untuk mengikuti langkah Auzan.

Secara khusus Konjen RI menyampaikan apresiasi kepada Bapak Isminuddin, Ayah Auzan yang berhasil mendidik putranya hingga berkesempatan untuk mengikuti musabaqah di Arab Saudi.

Auzan sejak kecil menunjukkan ketertarikan luar biasa kepada Al-Qur’an. Auzan kerap menirukan untaian ayat Al-Qur’an yang diperdengarkan orang tuanya di rumah.

Sejak usia 9 tahun, Auzan mulai serius untuk menghafalkan Al-Qur’an dengan menyetorkan hafalan kepada Ayah dan Ibunya.

Auzan berhasil merampungkan hafalannya selama 1 setengah tahun. Sejak itu, untuk menjaga hafalannya Auzan murajaah Al-Qur’an setiap hari sebanyak 7,5 juz. Sehingga bisa menghatamkan Al-Qur’an setiap 4 hari sekali.

Umrah Anti Mainstream
Promo

Saat ini Auzan duduk di kelas 2 Madrasah Tsanawiyah di Langkat, Sumatera Utara. Dia bercita-cita menjadi ulama dan pendakwah untuk menyebarkan Al-Qur’an dan Agama Islam kepada masyarakat luas di masa depan.

Selain diwakili oleh peserta dari Indonesia, Kementerian Urusan Islam Arab Saudi juga mengangkat Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad sebagai salah satu Dewan Juri Musabaqah. Beliau merupakan pakar Ilmu Al-Quran, Ahli Tafsir, pakar Ilmu Qiraat terkemuka.

Saat ini beliau sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Dar Al-Quran, Dewan Penasehat Pondok Pesantren Dar Al Tauhid di Kecamatan Arjawinangun, Cirebon, serta Dewan Pakar Al-Quran Pusat Studi Al-Quran dan anggota Lajnah Pentashih Al-Quran Departemen Agama.[]