Inisiatif Arab Saudi di Sektor Pariwisata Hadapi Perubahan Iklim

Inisiatif Arab Saudi di Sektor Pariwisata Hadapi Perubahan Iklim

Menteri Pariwisata Ahmad bin Aqeel Al-Khatib menegaskan bahwa Arab Saudi telah meluncurkan serangkaian inisiatif yang sejalan dengan Visi Saudi 2030.

Termasuk mengalokasikan total area 11 kali lebih besar dari luas Belgia untuk menjadi cagar alam, dengan tujuan melindungi keanekaragaman hayati, memperbanyak dan melindungi satwa langka.

Hal ini disampaikan dalam pidato yang disampaikan oleh Menteri Pariwisata hari Jumat (6/5) selama partisipasinya dalam sesi ke-76 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ahmad menekankan perlunya mempercepat aksi perlindungan iklim untuk memastikan masa depan yang berkelanjutan bagi sektor pariwisata.

Di depan para pemimpin dunia yang berkumpul dalam Diskusi Tingkat Tinggi PBB membahas strategi dan praktik terbaik menempatkan pariwisata berkelanjutan secara keseluruhan, Ahmad menempatkan pariwisata berkelanjutan di sebagai sesuatu yang akan membantu tujuan pembangunan berkelanjutan PBB.

infohajian.org

Ahmad juga menjelaskan lemahnya kemampuan sektor pariwisata dalam menghadapi dampak fenomena cuaca buruk dan kejadian kesehatan yang parah pasca pandemi Corona.

Menurutnya, emisi karbon dioksida dari sektor pariwisata diperkirakan akan meningkat sebesar 25% pada tahun 2030 melebihi tingkat yang sama pada tahun 2016.

Dan oleh karena itu masih ada kebutuhan sangat urgen untuk mempromosikan kegiatan menjaga iklim, menunjukkan bahwa Arab Saudi sedang bekerja untuk mengintensifkan upaya yang bertujuan untuk mencapai hal ini.

Dia mengatakan, “Sektor pariwisata kehilangan sekitar 62 juta pekerjaan di seluruh dunia selama pandemi, yang menyoroti lemahnya kemampuan sektor ini untuk mengatasi tantangan, yang tidak terbatas pada epidemi global, tetapi termasuk dampak perubahan iklim.”

Dia menambahkan bahwa untuk menangani perubahan iklim tidak akan mungkin terjadi tanpa mencapai keberlanjutan di sektor pariwisata.

“Kita harus bekerja sama untuk menempatkan pariwisata berkelanjutan sebagai pemulihan yang komprehensif dan memastikan ketahanan sektor dalam jangka panjang, karena bermanfaat bagi manusia dan planet kita, dan kita harus bekerja sama untuk memastikan masa depan yang lebih baik dan lebih stabil bagi jutaan orang di seluruh dunia, yang hidupnya bergantung pada kesehatan dan stabilitas sektor pariwisata,” papar Menteri Pariwisata lanjut.