KJRI Menjawab Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan di Media Sosial

KJRI Menjawab Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan di Media Sosial

Konsulat Jenderal Repubik Indonesia (KJRI) Jeddah merangkum pertanyaan-pertanyaan yang sangat sering ditanyakan (FAQ) di media sosial (medsos).

Rubrik “KJRI Jeddah Menjawab” yang diterbitkan di akun resmi Facebook KJRI ini akan dibagi sesuai dengan kelompok pertanyaan berdasarkan Fungsi yang ada di KJRI Jeddah.

Mulai dari Keimigrasian, Ketenagakerjaan, Kekonsuleran, Seputar Haji dan Umroh sampai dengan Ekonomi.

Bagian Pertama, KJRI Menjawab seputar kemigrasian sebagai berikut:

  • S: Kapan lagi ada program pasporisasi?
  • J: Update program pasporisasi silahkan follow media sosial KJRI Jeddah.
  • S: Berapa lama proses pengiriman paspor reguler?
  • J: Untuk pergantian paspor reguler, pengiriman paspor selesai proses melalui jasa ekspedisi pada hari ke-4 setelah foto, sidik jari dan pembayaran.
  • S: Mengapa proses pengiriman pasporisasi sangat lama?
  • J: Untuk program pasporisasi, pengiriman paspor sedikit lama karena proses cetak paspor menunggu hasil verifikasi paspor dari Jakarta.
  • S: Berapa biaya pembuatan paspor?
  • J: Pergantian paspor karena habis masa berlaku hanya dikenakan biaya paspor sebesar 100 SAR.
  • S: Berapa biaya pembuatan paspor karena rusak?
  • J: Pergantian paspor karena rusak dikenakan biaya paspor ditambah denda rusak, total biaya 250 SAR.
  • S: Berapa biaya pembuatan paspor hliang dan bagaimana prosedurnya?
  • Penggantian paspor karena hilang dikenakan biaya paspor dan denda kehilangan paspor, total biaya 390 SAR. Tambahan persyaratan untuk penggantian paspor hilang karena hilang harus memiliki surat keterangan kehilangan dari kepolisian atau imigrasi (khusus jamaah umrah ditambah surat dari muassasah, fotokopi paspor lama, fotokopi visa).

Sumber: FB KJRI Jeddah

infohajian.org