Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman Umumkan Desain The Line di NEOM

Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman Umumkan Desain The Line di NEOM

Putra Mahkota Arab Saudi Muhammad bin Salman mengumumkan rencana pengembangan The Line di NEOM pada hari Senin (25/7).

Pangeran Muhammad mengatakan desain ini akan memperjelas struktur internal kota berlapis-lapis dan mengatasi masalah kota datar horizontal tradisional, mencapai keselarasan antara pembangunan perkotaan dan pelestarian alam, tulis Saudi Press Agency (SPA).

Pangeran Muhammad meluncurkan ide dan visi awal kota yang mendefinisikan kembali konsep pembangunan perkotaan dan seperti apa kota masa depan pada Januari 2021.

“Di NEOM, kami berusaha untuk menjadi yang terdepan dalam memberikan solusi baru dan inovatif, dan hari ini kami bertekad untuk mengimplementasikan ide ‘Building to the Top‘ melalui tim yang dipimpin oleh NEOM dan sekelompok pemikir paling cerdas,” kata MBS.

Pangeran Muhammad juga mengatakan The Line akan mencapai “kehidupan yang ideal” dan mengatasi tantangan mendesak yang dihadapi umat manusia.

infohajian.org

“NEOM adalah salah satu proyek terpenting dari Visi Saudi 2030 dan The Line adalah penegasan komitmen kuat kami untuk menghadirkan proyek ke seluruh dunia, NEOM adalah tempat bagi mereka yang memimpikan hari esok yang lebih baik,” katanya.

Desain The Line mewujudkan bagaimana komunitas perkotaan di masa depan dalam lingkungan yang bebas dari jalan, mobil dan emisi, tambahnya.

Putra Mahkota mengatakan proyek tersebut menawarkan pendekatan baru untuk desain perkotaan, akan berjalan dengan 100 persen energi terbarukan dan memprioritaskan kesehatan masyarakat.

“Ide untuk melapis fungsi kota secara vertikal, memberikan kemungkinan bagi masyarakat untuk bergerak mulus dalam tiga dimensi untuk mengaksesnya adalah sebuah konsep yang disebut sebagai Zero Gravity Urbanism,” ujarnya.

Menurut rencana desain yang diungkapkan, The Line akan memiliki fasad cermin luar yang akan memberikan struktur karakter uniknya dan memungkinkan bahkan tapaknya yang kecil untuk menyatu dengan alam, sementara interiornya akan dibangun untuk menciptakan “pengalaman luar biasa dan momen magis,” tambah Putra Mahkota.

Jalur tersebut pada akhirnya akan menampung 9 juta penduduk dan akan dibangun di atas tapak seluas 34 kilometer persegi, yang belum pernah terdengar jika dibandingkan dengan kota-kota lain dengan kapasitas serupa.

The Line akan dibuat oleh tim arsitek dan insinyur terkenal di dunia, yang dipimpin oleh NEOM, untuk mengembangkan konsep revolusioner untuk kota masa depan,” kata Pangeran Muhammad.

Iklim yang ideal di dalam bangunan, sepanjang tahun, akan memastikan bahwa penghuni dapat menikmati alam sekitar sambil berjalan-jalan. Penghuni juga akan memiliki akses ke semua fasilitas di The Line dalam lima menit berjalan kaki.[]