Atas nama Khadimul Haramain Raja Salman, Pangeran Faisal bin Bandar bin Abdulaziz, Gubernur Riyadh, Rabu pagi (9/11) ini meresmikan Forum Keamanan Cyber Internasional ke-2 di Riyadh.
Di bawah tema “Rethinking Global CyberArrangements“, yang diselenggarakan oleh National Cyber Security Authority, acara ini akan berlangsung selama dua hari, dengan partisipasi 120 pembicara internasional terbaik dari lebih dari 100 negara.
Dalam pidato sambutan pada pembukaan forum keamanan siber, Pangeran Faisal mengatakan bahwa sektor keamanan siber mengalami perkembangan pesat, di mana laju tantangan yang dihadapi sektor vital dan penting ini meningkat.
Hal ini membuat upaya penguatan dan terpadu internasional dalam keamanan siber menjadi lebih mendesak dari sebelumnya.
Pangeran Faisal menegaskan bahwa Kerajaan menaruh perhatian besar, sesuai dengan Visi 2030, untuk meningkatkan kapasitas pembangunan, sosial dan ekonomi di semua bidang.
Termasuk di bidang keamanan siber, yang telah diberikan perhatian dan dukungan yang sangat besar oleh Pangeran Muhammad bin Salman bin Abdulaziz, Putra Mahkota dan Perdana Menteri, hingga Arab Saudi meraih tingkat kedua secara internasional dalam Indeks Keamanan Siber Global untuk tahun 2021.
Pangeran Faisal meminta semua mitra di seluruh dunia untuk bekerja dengan Forum Keamanan Cyber Internasional; untuk mencapai dunia maya yang aman dan andal yang memungkinkan pertumbuhan dan kemakmuran bagi semua orang di dunia.
Pangeran Faisal juga menyambut kehadiran dan tamu forum di kota Riyadh, dengan memohon kepada Allah agar mencapai kesuksesan yang dicita-citakan dan tujuan mulianya.
Sementara itu, Gubernur National Cyber Security Authority, Eng. Majid bin Mohammed Al Mazeed, menyampaikan pidato yang menjelaskan bahwa International Cyber Security Forum bertujuan untuk mendukung diskusi dan kerjasama keamanan cyber global.
Dan mewakili wadah untuk menjalin kemitraan dan bertukar visi baru yang dipimpin oleh inovasi, kreativitas dan investasi di berbagai sektor, dengan harapan bahwa output dari forum akan berkontribusi untuk mencapai kemakmuran dan meningkatkan keamanan dan keandalan dunia maya.
Forum dua hari ini akan menyelenggarakan lebih dari 30 sesi dialog yang membahas lima tema utama di antaranya; prospek perubahan lanskap siber, ekonomi siber, pengembangan geo siber, masa depan kerja siber dan keamanan siber untuk semua.
Forum ini merupakan platform interaktif global untuk semua pemangku kepentingan dan spesialis di bidang keamanan siber dari perwakilan pemerintah dan sektor swasta, organisasi nirlaba, kalangan pendidikan dan akademik di seluruh dunia.
Dengan tujuan mentransfer pengetahuan tentang masalah keamanan siber dan membangun fondasi kerja sama antar negara dan organisasi, sehingga sektor keamanan siber menjadi elemen pendukung dalam menghadapi tantangan masa depan, dan industri pembangunan ekonomi dan sosial di Kerajaan dan di seluruh dunia.[]
Sumber: NCA