Arab Saudi memiliki cadangan mineral yang sangat besar, diperkirakan mencapai lebih dari $2,5 triliun, dengan 48 jenis mineral yang belum sepenuhnya diekstraksi.
Fosfat merupakan salah satu sumber daya alam yang paling menonjol, dengan nilainya diperkirakan mencapai lebih dari $1,2 triliun, setara dengan sekitar 7% dari total di seluruh dunia (Saudi Standards, Metrology and Quality Organization).
Cadangan mineral penting lainnya termasuk besi dan batu kapur, senilai $345 miliar, dan emas, diperkirakan mencapai $297 miliar. Sumber daya ini tersebar di lebih dari 5.300 lokasi mineral di seluruh Kerajaan.
Selain mineral, Kerajaan baru-baru ini menemukan unsur-unsur penting dan strategis seperti niobium, senilai $84 miliar, termasuk juga unsur tanah lainnya yang langka, yang bernilai hingga $63 miliar.
Mineral-mineral ini biasa digunakan untuk bahan baku industri canggih seperti microchip dan industri militer, yang menunjukkan pentingnya sumber daya alam ini dalam mendukung pembangunan teknologi dan ekonomi.
Sumber daya ini berkontribusi signifikan terhadap diversifikasi ekonomi Saudi dan mengurangi ketergantungannya pada minyak, sehingga meningkatkan keberlanjutan pembangunan ekonomi jangka panjang.
Melalui rencana strategisnya, Arab Saudi berupaya meningkatkan investasi di sektor pertambangan, memperkuat posisinya sebagai pusat produksi mineral global.[]
Sumber: aleqt