Forum Ilmiah Untuk Riset Haji dan Umroh ke-22: Pelayanan Kerajaan Arab Saudi Untuk Jamaah Umrah dan Haji

Forum Ilmiah Untuk Riset Haji dan Umroh ke-22: Pelayanan Kerajaan Arab Saudi Untuk Jamaah Umrah dan Haji

Forum Ilmiah Untuk Riset Haji dan Umroh ke-22 yang diselenggarakan sejak 22 Januari, telah ditutup pada 24 Januari di Universitas Ummul Qura Makkah, dengan tema “Menuju Pengalaman Terbaik Bagi Para Tamu Allah”

Acara yang diadakan di bawah naungan Khadimul Haramain Raja Salman bin Abdulaziz Al Saudm dihadiri oleh Pangeran Khaled Al-Faisal, Penasihat Khadimul Haramain, Gubernur Wilayah Makkah Al-Mukarramah dan Ketua Komite Haji Pusat.

Turut hadir sekelompok peneliti dengan pengalaman dalam layanan haji dan umrah dari universitas dan lembaga pemerintah Saudi. Secara khusus, lebih dari 44 makalah ilmiah peer-review dan 32 makalah kerja telah diterbitkan.

Rekomendasi Paling Penting

Dekan Lembaga Kajian Haji dan Umrah Wali Ma’had Al-Haramain, Dr. Turki Al-‘Amru, menjelaskan forum tersebut keluar dengan beberapa rekomendasi, yang terpenting di antaranya adalah:

  1. Menyusun strategi komprehensif yang mencakup pemahaman karakteristik jemaah haji, kebutuhan dan harapannya, serta mencapai kepuasannya, guna mencapai tata kelola dan keunggulan perusahaan.
  2. Membentuk tim khusus dalam pengalaman tamu di semua lembaga yang memberikan layanan kepada jamaah dan berkontribusi dalam meluncurkan berbagai inisiatif dan menindaklanjuti implementasinya.

Sementara Rektor Umm Al-Qura University, Maadi bin Muhammad Al Madhhab menjelaskan bahwa forum ini berkontribusi dengan output ilmiahnya untuk mengembangkan sistem haji dan umrah serta memberikan layanan terbaik.

infohajian.org

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Urusan al-Haramain, Syaikh Abdurrahman Al-Sudais memaparkan bahwa pihaknya telah meluncurkan berbagai macam layanan dan fasilitas untuk peziarah Al-Haramain agar dapat beribadah secara maksimal.

Di antaranya yang telah dilakukan adalah:

  • Meyediakan 62 layanan elektronik, termasuk robot, layar interaktif, dan panel informasi tersebar di area Masjidil Haram.
  • Membuat 19 aplikasi pintar, antara lain aplikasi Manarat Al-Haramain, Lawami’ Al-Adzkar, dan Al-Qur’an Al-Haramain.

Syaikh Sudais juga melaporkan untuk memperkaya pengalaman religi dan budaya sebagai pelayanan jamaah telah disediakan pemandu dan penerjemah sepanjang waktu sejak tahun 1435 H dalam 4 bahasa, yang telah memberi manfaat kepada 3 juta penerima manfaat.

Dan mulai tahun 1443 H dikembangkan dalam 14 bahasa Internasional yang dapat dimanfaatkan oleh 274 juta penerima manfaat.[]

Sumber: akhbaralsaudia, okaz