Museum Al-Makkain di kawasan Jeddah Park, Arab Saudi, menyajikan dokumentasi visual sejarah dua kota suci umat Islam—Makkah Al-Mukarramah dan Madinah Al-Munawwarah—melalui koleksi lukisan dan foto langka yang telah dikumpulkan selama lebih dari lima abad.
Tiga Era Sejarah Visual
Museum ini terbagi ke dalam tiga galeri utama:
1. Era Pra-Kamera (1550–1880) – Menampilkan karya seni dari pelukis Muslim dan non-Muslim sebelum ditemukannya fotografi.
2. Era Fotografer Awal (1880–1920) – Menyoroti foto-foto tertua Makkah dan Madinah yang diambil oleh pelancong dan fotografer pertama di wilayah Hijaz.
3. Era Keemasan Fotografi (1920–sekarang) – Memamerkan dokumentasi visual perkembangan kedua kota suci hingga masa kini.
Dari Ukiran hingga Lensa Kamera
Sebelum ditemukannya fotografi pada 1839, para pelukis dan orientalis Eropa merekam bayangan mereka tentang dua kota suci melalui ukiran logam dan lukisan tangan yang kemudian dicetak massal. Lukisan ini seringkali disesuaikan secara artistik sebelum dipublikasikan.
Sebaliknya, fotografi menghadirkan gambaran objektif dan otentik tentang kehidupan, arsitektur, dan budaya yang berubah seiring waktu, menjadikannya sebagai rekam jejak visual penting dalam sejarah Islam.
Sumber : Saudi Press Agency