Umrah Plus September oleh: Umrah Plus September
promo: Umrah Plus September

Penjara di Arab Saudi: Bukan Sekedar Tempat Hukuman

Penjara di Arab Saudi: Bukan Sekedar Tempat Hukuman

Bagaimana Lembaga Pemasyarakatan (LP) atau penjara di negeri Haramain? Kerajaan Arab Saudi melakukan pendekatan bahwa penjara adalah tempat reformasi, pendidikan, dan rehabilitasi, bukan sekadar hukuman.

Yang perlu diketahui bahwa semua narapidana dalam penjara di Arab Saudi memiliki hak yang sama. Berikut daftar fasilitas penjara yang disediakan bagi para nabi di Arab Saudi:

  • Tempat tidur yang layak, kasur yang nyaman, dan ruang yang luas, dengan toilet bersih di dalam sel.
  • Menyediakan tiga jenis makanan sehat setiap hari, termasuk daging, ayam, dan ikan.
  • Memberikan tunjangan bulanan kepada narapidana agar mereka dapat membeli apa pun yang mereka inginkan dari supermarket penjara.
  • Memberikan gaji bulanan kepada keluarga narapidana dan memantau kondisi mereka.
  • Tempat shalat berjamaah di masjid penjara.
  • Pusat kesehatan di dalam penjara untuk merawat setiap pasien.
  • Memperbolehkan kunjungan keluarga mingguan dan panggilan telepon kapanpun mereka mau. Narapidana diperbolehkan untuk berduaan dengan istri mereka jika mereka menginginkannya, dengan kamar keluarga yang disediakan untuk privasi dan dengan keamanan yang ketat.
  • Jika seorang narapidana hafal Al-Qur’an seluruhnya, dia dibebaskan dari separuh masa hukumannya.
  • Layanan cuci, setrika, dan pewangi pakaian narapidana gratis.
  • Lembaga vokasi untuk merehabilitasi narapidana dan mengajarkan mereka keterampilan untuk dunia industri.
  • Kursus pelatihan ditawarkan bagi mereka yang ingin belajar.
  • Kunjungan para syaikh dan ulama untuk mengadakan seminar dan ceramah agama, termasuk da’i Indonesia dari Kantor Islamic Cultural Center terdekat.

Anda hanya akan menemukan hal-hal ini di “Kerajaan Manusia,” karena martabat dan harga diri manusia sangat berharga bagi kita.

Bilboard News Detail
Promo

Kesaksian WNI yang pernah mendekam di penjara Arab Saudi: Mustopa Abdul Aziz, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di kota Al-Ahsa berbagi pengalamannya saat harus mendekam di penjara Arab Saudi.

Ternyata tinggal di hotel prodeo Saudi bukan seperti yang dibayangkan; makan enak, dapat uang, dan yang lebih penting, dirinya mendapat banyak pelajaran berharga.

Simak pengalamannya sampai tamat:

Baca juga: Penjara di Saudi Kelewat Nyaman, TKW Ini Tak Mau Keluar Meski Udah 8 Tahun Dipenjara.[]