Arab Saudi meresmikan Pusat Rujukan Medis di bawah Kementerian Kesehatan, yang bertugas mengawasi serta mengatur prosedur rujukan pengobatan, baik di dalam maupun luar Kerajaan.
Langkah ini disetujui oleh Dewan Menteri dan diumumkan melalui surat kabar resmi Umm Al-Qura pada Jumat, dengan merinci 15 tanggung jawab utama pusat baru tersebut.
Pusat ini akan mengatur serta menindaklanjuti rujukan medis, termasuk menetapkan aturan prosedural dan operasional untuk evakuasi medis udara, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta memutuskan permintaan evakuasi di dalam dan luar negeri.
Selain itu, pusat ini juga akan meninjau laporan cuti sakit pegawai sipil lebih dari 30 hari di dalam negeri, semua laporan cuti sakit dari luar negeri, serta permintaan terkait disabilitas medis dan pembebasan tahanan atas dasar kesehatan, sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Pusat rujukan akan melaksanakan keputusan Komisi Medis Tinggi, setelah mendapat persetujuan Menteri Kesehatan, untuk kasus pengobatan tertentu. Pusat ini juga akan mengawasi atase kesehatan di luar negeri serta memantau kapasitas rumah sakit, efisiensi, dan tingkat hunian.
Tugas lainnya termasuk mengelola perpindahan rujukan medis antar fasilitas kesehatan di dalam maupun luar Saudi, menilai kapasitas rumah sakit, memberikan dukungan teknis bila diperlukan, serta memastikan kelayakan pasien untuk menerima perawatan.
Secara administratif, pusat ini akan menjadi bagian dari struktur organisasi Kementerian Kesehatan dan melapor langsung kepada menteri. Sebuah komite pengawas, dipimpin Menteri Kesehatan dan lembaga pemerintahan saudi lainnya akan menangani pengelolaan serta keputusan strategisnya.
Rapat komite akan digelar di kantor pusat atau lokasi lain di dalam Kerajaan, dengan syarat mayoritas anggota hadir, termasuk ketua atau wakilnya, agar sah. Keputusan akan ditetapkan berdasarkan suara terbanyak. [Zein R]
Sumber: sg