Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Al Arabiya, Hussain Syaikh, Wakil Presiden Palestina, mengungkapkan bahwa Arab Saudi berhasil membentuk sebuah aliansi Barat yang kuat untuk melindungi solusi dua negara.
Dia menegaskan pentingnya koordinasi harian dengan Riyadh untuk memperkuat posisi ini. Sambil mengungkapkan bahwa Saudi memimpin gerakan global, yang berupaya menciptakan momentum untuk melindungi solusi tersebut.
Namun, di tengah upaya diplomatik tersebut, Hussain Syaikh mengungkapkan keprihatinannya bahwa Palestina kini berada di titik terberat dalam sejarahnya. Tel Aviv mengungkapkan niatnya untuk mengakhiri seluruh kesepakatan yang telah ditandatangani dengan Palestina. Dia menegaskan bahwa hubungan dengan Israel saat ini berada dalam kondisi yang sangat buruk.
Dia juga menyoroti ambisi Israel untuk sepenuhnya menguasai Jalur Gaza, yang menurutnya akan menghapuskan sepenuhnya keberadaan dan relevansi perjanjian Oslo yang telah ada. Keadaan ini menunjukkan tantangan berat yang Palestina hadapi dalam mempertahankan perjuangan mereka untuk meraih kemerdekaan dan solusi yang adil. [Muhammad Wildan Zidan]
Sumber: Alarabiya