Baru-baru ini muncul sebuah video viral yang nunjukin seorang pria ditilang polisi Saudi karena keluar rumah dengan memakai thoub al-nawm alias jubah tidur di ruang publik. Kejadiannya terjadi di wilayah Qassim, Arab Saudi, dan ramai diberitakan sejak 13 Juli 2025.
Fakta atau cuma settingan? Nih kita kulik tuntas:
Kronologi Kejadian
- Video pertama kali muncul lewat akun resmi Kementerian Dalam Negeri Saudi (سناب وزارة الداخلية).
- Terlihat seorang pria dihentikan oleh petugas keamanan, dan dijelaskan bahwa pakaian yang ia kenakan dianggap tidak sesuai dengan Lembaran Etika Publik (اللائحة العامة للذوق العام).
- Video ini kemudian diberitakan ulang oleh media Arab seperti Al-Ain News, mempertegas bahwa tindakan ini bagian dari penegakan kembali aturan publik di Arab Saudi.
Dasar Hukum: Public Decency Regulations
Berdasarkan Pasal 4 dari Lembaran Etika Publik, warga dilarang:
- Memakai pakaian dalam atau thoub tidur di ruang publik
- Memakai pakaian dengan gambar atau tulisan yang tidak sesuai dengan nilai agama dan sosial
- Melakukan coretan atau grafiti di ruang umum tanpa izin
Tujuan dari peraturan ini adalah untuk:
- Menjaga tata kota yang tertib
- Menegakkan nilai sosial dan religius masyarakat
- Menciptakan citra publik yang sopan & bersih
Denda & Konsekuensi
Buat yang melanggar, hukumannya cukup jelas:
Pelanggaran | Denda |
---|---|
Pertama kali | SAR 100 (~Rp 400 ribuan) |
Jika diulangi | SAR 200 (~Rp 800 ribuan) |
Petugas di video juga sempat memberi nasihat langsung kepada warga tersebut agar ke depannya memperhatikan etika berpakaian di luar rumah.
BACA: Daftar Peraturan Adab di Tempat Umum dan Ancaman Sanksi Bagi Pelanggarnya
Penegakan di Lapangan
Menurut laporan Al-Ain dan akun MoI, pihak keamanan Saudi sekarang lagi gencar gelar razia pelanggaran etika publik di tempat-tempat umum—mulai dari mal, taman, sampai jalanan kota. Ini bagian dari kampanye nasional untuk meningkatkan kesadaran adab publik, termasuk di kalangan anak muda dan ekspatriat.
Kesimpulan
Fakta: Video dan berita ini benar adanya, bukan hoaks.
Disebar langsung oleh otoritas resmi, diliput oleh media Arab, dan jadi bagian dari kampanye nasional penegakan adab publik. [Zein R]
Sumber: al-ain