Pemerintah Arab Saudi melalui platform resmi visitsaudi telah meluncurkan sistem e-Visa online yang memudahkan pelancong dari seluruh dunia untuk mengajukan visa secara cepat dan praktis untuk mengunjungi Kerajaan, baik untuk tujuan wisata, umrah, dan keperluan lainnya.
Berikut adalah daftar negara yang memenuhi syarat untuk mendapatkan visa elektronik (eVisa) untuk berkunjung ke Arab Saudi:
Dari kawasan Amerika Utara, negara-negara yang termasuk eligible adalah Bahama, Barbados, Kanada, Grenada, Panama, Saint Kitts and Nevis, serta Amerika Serikat.
Sedangkan dari Eropa, tercatat lebih dari 30 negara seperti Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, Belanda, hingga negara-negara di Eropa Timur seperti Albania, Georgia, dan Ukraina.
Dari kawasan Asia, negara-negara yang dapat mengakses eVisa antara lain Jepang, Korea Selatan, Tiongkok (termasuk Hong Kong dan Makau), Malaysia, Singapura, Brunei, Turki, dan negara-negara Asia Tengah seperti Kazakhstan, Uzbekistan, serta Tajikistan.
Negara-negara Asia Tenggara seperti Thailand dan Maladewa juga termasuk dalam daftar. Sayangnya, Indonesia belum termasuk dalam daftar negara yang tidak eligible mengajuk eVisa secara online. Tetapi warga negara Indonesia dapat mengajukannya dengan cara mendatangi konsulat atau kedutaan Arab Saudi terdekat.
Sementara dari benua Afrika, hanya tiga negara yang memenuhi syarat, yaitu Mauritius, Seychelles, dan Afrika Selatan. Untuk Oseania, dua negara yang masuk dalam daftar adalah Australia dan Selandia Baru.
Program eVisa ini merupakan bagian dari upaya Kerajaan Arab Saudi dalam mendukung pariwisata dan membuka diri kepada turis mancanegara, khususnya dari negara-negara yang telah memiliki hubungan diplomatik dan administratif yang mapan.
Namun, hingga saat ini, Indonesia belum termasuk dalam daftar negara yang dapat mengakses fasilitas e-Visa tersebut secara langsung. Ini berarti warga Indonesia masih harus mengurus visa ke Arab Saudi melalui jalur konvensional, yaitu seperti mengajukan visa melalui Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta.
Meski demikian, warga Indonesia yang memiliki visa aktif dari AS, Inggris, atau Schengen (Uni Eropa) yang sudah digunakan sebelumnya dapat memanfaatkan fasilitas Visa on Arrival (VoA) saat masuk Arab Saudi dengan maskapai nasional seperti Saudia, Flynas, atau Flyadeal.
Platform visa.visitsaudi.com memberikan akses kepada warga dari 63 negara untuk mendaftar e-Visa secara daring, termasuk Amerika Serikat, Inggris, negara-negara Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan beberapa negara Teluk.
Fitur dalam situs ini memungkinkan pengguna untuk mengisi formulir aplikasi, mengunggah dokumen, dan membayar biaya visa secara langsung tanpa harus mengunjungi kantor secara fisik.
Langkah Arab Saudi ini merupakan bagian dari visi besar Saudi Vision 2030, yang mendorong diversifikasi ekonomi melalui sektor pariwisata dan memperluas akses bagi wisatawan mancanegara. Arab Saudi juga menjanjikan pengalaman imersif bagi para pelancong melalui berbagai destinasi sejarah, alam, budaya, dan spiritual. [Hasan H.]
Sumber: Kementerian Pariwisata Arab Saudi, visa.visitsaudi.com