Selama beberapa jam terakhir, viral video di antara netizen Saudi yang menunjukkan seorang petugas kebersihan mengemis dengan cara yang tidak terbayangkan, dengan tujuan menipu orang dan mengumpulkan uang sebanyak mungkin.
Dan dalam video yang diposting oleh seorang warga Saudi di akunnya di Tik Tok kemarin Ahad (14/3), seorang petugas kebersihan tampak membuang sampah di perempatan jalan saat lampu hijau.
Kemudian dia kembali mengambilnya lagi saat lampu lalu lintas berwarna merah dan mobil berhenti, mencoba menunjukkan kelelahan dan kesulitannya dengan menyeka keringat di dahinya, ketika dia mendekati mobil, untuk mencari pengendaranya.
Klip video yang tidak ditampilkan di salah satu kota di Arab Saud ini mampu menyedot sekitar 5.000 suka dan lebih dari 4.000 orang membagikannya. Tonton videonya di tautan ini: https://fb.watch/bLKYc6nUdJ/
Banyak pengguna media sosial yang menyatakan ketidakpuasan mereka dengan fenomena ini, meskipun telah ditetapkan larangan tasawul (mengemis) di Arab Saudi terutama di lampu lalu lintas.
Siapapun yang mengerjakan, mengelola pengemis, menghasut orang lain, setuju dengan mereka, atau membantu mereka dengan cara apa pun seperti mengatur dengan kelompok terorganisir dan semua yang terlibat dalam pengemis terancam denga sanksi hukum.
Ancaman hukumnya adalah penjara hingga satu tahun dan denda hingga 100.000 riyal, sebagaimana edaran Niyabah ‘Aamah (Penuntut Umum) Arab Saudi di halaman Twitter-nya.
Peraturan ini juga mengatur bahwa pengemis warga asing akan dideportasi dan dilarang kembali masuk ke Arab Saudi kecuali untuk melakukan haji atau umrah.